Langsung ke konten utama

Perjalanan Menggapai Mimpi

Teruntuk diriku sendiri yang sedang terseok-seok di perjalanan menggapai mimpi.
Hidup memang tak selamanya manis. Ada sisi asam dan pahit yang juga akan kamu cecap. Namun, bukankah mencoba segala ragam rasa akan membuatmu makin kaya?
Bila eok hari kamu menemukan pahit yang sama, jangan berusaha menghindarinya. Percayalah bahwa akan ada rasa manis yang akan segera menyusul sebagai penawarnya.
Kamu boleh beristirahat sejenak demi menghela udara dan menambah tenaga, tapi jangan sesekali berhenti ataupun menyerah.
Dan bukanlah rasa lelahmu akan terbayar lunas ketika kamu sudah berhasil meraih mimpi? Lalu kenapa kamu menyerah di tengah jalan?
Mimpimu yang tertunda bukan berarti kegagalan selamanya.
Mimpilah yang menjadikan kita manusia. Dengannya, hidup jadi ada artinya. Tapi, perjalanan menggapai mimpi bukanlah sesuatu yang sederhana.
Perjalanan mewujudkan mimpi itu sama persis seperti mendaki gunung. Jalur yang kamu lalui menanjak dan berkerikil, dengan banyak perhentian.
Semakin tinggi gunung yang kamu daki, semakin banyak hambatan yang akan kamu lalui.
Tapi ingatlah,  bahwa hambatan bukan berarti kamu harus mundur. Selalu ada opsi untuk sukses jika mau berpikir jeli.



Beberapa Quote saya ambil dari buku Merry Riana, Mimpi Sejuta Dolar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa akan Bahagia?

Bertahan untuk mencoba sampai akhir Menguji diri Menguji keberhasilan serta harga diri Mencari celah untuk melecehkan Menghancurkan! Lalu menenggelamkan Mengekpos kehancuran Lalu merasa menang Merasa kuat tak terkalahkan Lalu apa? Mau apa lagi? Apa akan bahagia?
Seberapa jauh jalanmu? Jalanku masih sangat panjang. Belum ada tanda-tanda akan sampai. Jalanannya masih sangat gelap dan berbatu. Tapi tak perlu terburu-buru. Cukup jalan pelan-pelan agar tidak tersandung. Meraba-raba situasi, melihat kanan-kiri. Siapa tahu ada item pendongkrak semangat.
Candi Sambisari, 23 Mei 2018 Gambar dengan objek sederhana yang diambil secara random biasanya tidak terlalu bermakna saat itu. Tapi, akan menjadi kenangan berharga di masa depan.  Di masa depan, saat kamu iseng-iseng buka foto lama lalu kamu menemukan gambar ini, akan terkenang apa yang sedang kamu lakukan di situ, dengan siapa, gimana perasaanmu saat itu. Gambar random yang kamu ambil itu akan membantumu mengingat secara lebih mendetail tentang suasana saat itu.  23 Mei adalah hari ke 7 Ramadhan. Foto ini diambil menjelang waktu berbuka. Cuaca yang sedikit mendung, namun hujan tak turun. Anginnya sejuk. Tidak ada perasaan khusus, tidak ada momen khusus. Hanya menghabiskan waktu bersama seorang teman dengan mencari objek foto yang menarik bagi kami.  Tempat ini tidak terlalu jauh dari bandara, jadi ketika kamu melihat ke langit, tidak jarang kau jumpai pesawat terbang sedikit rendah. Pohon yang menaungi kami sangatlah rindang. Entah apa nama poh...